Itucasino.net Agen Domino QQ Ceme BlackJack Live Poker Online Agen Poker Domino Ceme Capsa Online Agen Togel - Judi Togel - Togel Online Agen Judi Poker Domino Capsa AduQ Indonesia Agen Live Poker Domino 99 Ceme Blackjack Online Agen Capsa Live Poker Online ituDewa Bandar Poker BandarQ Online ituPoker Agen Poker Domino 99 Online Agen Judi Togel Online Asli4D

The Lord of the Rings The Return of the King (2003)

Situs Judi Online Terpercaya
0
( High Quality )

The Lord of the Rings The Return of the King (2003) Poster

The Lord of the Rings The Return of the King (2003)
Durasi : 201 min
Genre : Adventure, Fantasy
Tanggal rilis : 14 January 2004 (Indonesia)
Sutradara: Peter Jackson
Naskah: J.R.R. Tolkien (novel), Fran Walsh (screenplay)
Prekuel: The Lord of the Rings: The Two Towers
Lagu unggulan: Into the West
Diadaptasi dari: Kembalinya Sang Raja, The Lord of the Rings
Pemain : Elijah Wood, Orlando Bloom, Viggo Mortensen, Ian McKellen, Billy Boyd

Sinopsis The Lord of the Rings The Return of the King (2003) :

Sekuel terakhir The Lord of the Rings menjadi film terbesar dan terdahsyat milenium ini. Satu dari sedikit film yang berhasil mengangkat sebuah karya sastra menjadi karya film yang sama besarnya, sekaligus sukses secara komersial.

KIAMAT telah lewat. Setelah cincin dilebur ke dalam lava Mount Doom, segala yang jahat dan hitam di atas Middle Earth kemudian runtuh seketika menjadi api. Setelah melalui neraka ini, seperti juga awal dari segala kehidupan, peleburan cincin terkutuk Sauron itu sekaligus menjadi sebuah pengumuman dan pertanda yang telah dinanti: Sauron punah, kejahatan luluh-lantak. Untuk beberapa menit yang dinanti, setelah tiga sekuel trilogi sepanjang sembilan jam, kepada para penonton setia The Lord of the Rings disajikan serangkaian adegan kehancuran Menara Kegelapan Mordor, tempat Sauron—kali ini muncul dengan visualisasi The Eye, sebuah mata besar api yang menatap seluruh kegiatan di atas Middle Earth.

Inilah sebuah klimaks dari perjalanan panjang Froddo Baggins (Elijah Wood), ditemani sahabatnya yang setia dan penuh pengabdian, Samwise Gamgee (Sean Astin), untuk meleburkan cincin berkekuatan tak terbatas yang diinginkan oleh Sang Hitam, Sauron. Seluruh plot dari tiga film seri The Lord of the Rings yang diangkat dari sebuah novel setebal 1.137 halaman karya J.R.R. Tolkien itu sebetulnya sederhana: menyelamatkan dunia dengan memusnahkan sebuah cincin agar Kekuatan Gelap Sauron tak mampu menguasai dunia Middle Earth, sebuah dunia pada abad-abad silam ketika bumi ini masih dihuni oleh Manusia, Peri, Hobbit, Kurcaci, dan selebihnya makhluk-makhluk hitam yang berpihak pada Sauron.

Pada sekuel ketiga, Jackson tidak berlarat-larat menceritakan kembali apa yang terjadi pada The Fellowship of the Rings dan The Two Towers. Ia langsung saja membelah film sepanjang 3 jam 20 menit ini ke dua bagian besar yang nantinya berakhir menjadi satu. Pertama, lanjutan perjalanan Froddo dan Samwise diiringi Gollum/Smeagel (diperankan oleh Andy Serkis dengan kreasi komputer CGI), sebuah makhluk yang di masa lalunya adalah Hobbit yang berevolusi akibat kekuataan cincin itu dan masuk ke tubuh Gollum.

Kedua, kisah Aragorn (Viggo Mortensen)—putra mahkota Kerajaan Gondor yang enggan duduk di takhta kerajaan itu—yang akhirnya kembali ke kerajaannya, tempat ia dititahkan oleh garis tangannya dan demi menjawab keinginan rakyatnya.

Tetapi tentu saja sebelum semua sosok bisa duduk dengan tenteram di atas kerajaan yang aman sentausa, mereka harus melalui sebuah perang besar yang telah ditakdirkan: perang akbar melawan Sauron dan seluruh pasukannya yang terdiri dari berbagai makhluk zalim di atas bumi: gajah bergading empat, sembilan naga bersayap berwajah purba, dan berjuta Orc, makhluk tanpa bentuk yang secara fisik menampilkan kekejian dan simbol dari keburukan dari yang paling buruk.

Seluruh pasukan pembela Middle Earth di bawah pimpinan Aragorn didampingi oleh Penyihir Agung Gandalf (Ian McKellen), Peri Legolas (Orlando Bloom), dan Gimli, sang Kurcaci (John Rhys-Davies). Semua berkuda menuju Minas Tirith, ibu kota Kerajaan Gondor, untuk bertarung dalam sebuah “peperangan terbesar abad ini,” demikian ungkap Sang Penyihir Agung Gandalf. Inilah taktik peperangan yang diharapkan akan mengganggu konsentrasi Sauron. Dengan demikian, Froddo dan Samwise bisa tiba di tepi jurang lava untuk memenuhi tugas berat melemparkan cincin terkutuk itu.

Peperangan itu adalah sebuah perayaan sinematik terbesar abad ini, milenium ini. Berjuta makhluk Orc, berpuluh gajah dan naga-naga bersayap seolah melahap pasukan fellowship Kesatria, Peri, dan di sana-sini terdapat Kurcaci dan Hobbit Merry—yang nyempil di atas kuda Eowyn (Miranda Otto), kemenakan perempuan Raja Theoden (Bernard Hill) dari Rohan. Melawan kebesaran dan kekejian dari segala bentuk tak mungkin hanya dengan tekad.

Mereka hanya terdiri dari rombongan kesatria tangguh dan peri bertekad baja yang pandai memanah bak Arjuna bernama Legolas. Aragorn harus mendengarkan saran Elrond (Hugo Weaving), ayah Arwen—kekasih abadi Aragorn (diperankan oleh aktris jelita Liv Tyler). Apa boleh buat, sesuai dengan saran Elrond, Aragorn harus bersekutu dengan serombongan roh bekas tentara Kerajaan Gondor—yang masih gentayangan di pegunungan karena dikutuk—yang di masa lalu dikenal tak mengenal loyalitas. “Mereka akan patuh di bawah perintah pewaris Gondor yang sejati,” kata Elrond, menyerahkan pedang kepada Aragorn. Dan persekutuan itu pun terbentuk. Kekalahan Yang Jahat dan Gelap sudah ditorehkan.

Kedahsyatan film ini tentu saja bukan karena teknologi yang dioptimalkan habis-habisan melalui adegan perang akbar dan berbagai makhluk yang tampak begitu nyata: sosok Gollum ciptaan komputer, yang tampak senyata aktor manusia yang bersanding selama perjalanan; laba-laba Raksasa Shelob yang membuat kita menggigil; atau pemandangan seluruh kawasan Gondor dan benteng-benteng yang merupakan gabungan antara karya kompugrafik dengan footage. Jackson menyelenggarakan “perkimpoian teknologi” itu dengan luar biasa! Superb! Tetapi, di antara kemegahan teknologi, film ini juga tetap menampilkan momen-momen yang tidak hanya menyentuh, tetapi berhasil “merampas” hati.

Perjalanan panjang Froddo dan Samwise, yang bukan hanya diwarnai tantangan dan penderitaan, lebih mengoyak hati karena kesetiaan Samwise yang tak terbantahkan sepanjang zaman. Bahkan ketika Froddo kehilangan kepercayaan akibat hasutan Gollum. “Jangan pergi ke tempat yang tak bisa kuikuti,” katanya kepada Froddo berkaca-kaca. Seperti dalam hidup, hanya pada akhir kisah, setelah penuh darah dan air mata, Froddo menyadari bahwa Gollum adalah makhluk yang mengkhianatinya, bukan Samwise yang sudah diusirnya. Di tepi Mount Doom yang dialiri lava, Froddo memberikan pernyataan penting dengan air mata “I’m glad to be with you Samwise Gamgee, here at the end of all days” Dan ucapan itu cukup memancarkan cahaya kegembiraan sang Hobbit yang setia dan penuh pengabdian pada Samwise. Adegan ini sekaligus memperlihatkan, Samwise adalah pahlawan yang sesungguhnya. Froddo adalah simbol keberanian dan ketabahan hati.

Adegan tragis lainnya adalah subplot Faramir (David Wenham), putra dari Denethor, steward (penguasa sementara) dari Minas Tirith. Denathor (diperankan dengan baik oleh John Noble) berduka atas kematian putra sulungnya—dalam sekuel The Two Towers—hingga saat Faramir dalam pingsan, Denethor yang mulai kehilangan ingatan berniat membakar diri dan Faramir hidup-hidup. Adegan-adegan lain lebih merupakan romantisme dalam setiap cerita fantasi: Kepada Pippin, Gandalf bersabda tentang indahnya hidup setelah kematian.

The Lord of the Rings The Return of the King (2003) Full Movie Online



TAHUN RILIS :
1926 - 1927 - 1928 - 1929 - 1930 - 1931 - 1932 - 1933 - 1934 - 1935 - 1936 - 1937 - 1938 - 1939 - 1940 - 1941 - 1942 - 1943 - 1944 - 1945 - 1946 - 1947 - 1948 - 1949 - 1950 - 1951 - 1952 - 1953 - 1954 - 1955 - 1956 - 1957 - 1958 - 1959 - 1960 - 1961 - 1962 - 1963 - 1964 - 1965 - 1966 - 1967 - 1968 - 1969 - 1970 - 1971 - 1972 - 1973 - 1974 - 1975 - 1976 - 1977 - 1978 - 1979 - 1980 - 1981 - 1982 - 1983 - 1984 - 1985 - 1986 - 1987 - 1988 - 1989 - 1990 - 1991 - 1992 - 1993 - 1994 - 1995 - 1996 - 1997 - 1998 - 1999 - 2000 - 2001 - 2002 - 2003 - 2004 - 2005 - 2006 - 2007 - 2008 - 2009 - 2010 - 2011 - 2012 - 2013 - 2014 - 2015 - 2016
Official Partner :
LAYARBIRU21.COM - PLATINUM21MOVIE.COM - MEGA21SEMI.COM - LIATMAJALAH.COM - POJOK21.COM - INONTON.COM - TEMBULA.COM - INFOUNIKDUNIA.COM - BEBASDOWNLOADGRATIS.COM - TERATAIFILM.COM - GANOOLX.COM - BIOSKOPX.COM - ZONAMOVIEX.COM - MELEKMEREM.COM - BOKEPNGETOP.COM - PLOTOTIN.COM - SEMPAKS.COM - SEMPROTV.COM - CENTRALMAYA.COM - GELORAJIWASEKS.COM - JURAGANTOMATX.CO - MOVIEX69.COM - NONTONMOVIEX.COM - MASTER69.COM - I8BRO.COM - BIOSKOP66.COM - CINEMA21INDO.COM - BIOSKOPGALAXY21.COM - GADING21.COM - PLAZAMOVIEX.COM - XCINEMA21.COM - JURAGANTOMAT.NET

1,470 views
FILM DETAILS 2 years önce ago
The Lord of the Rings The Return of the King (2003)

The Lord of the Rings The Return of the King (2003) Durasi : 201 min Genre : Adventure, Fantasy Tanggal rilis : 14 January 2004 (Indonesia) Sutradara: Peter Jackson Naskah: J.R.R. Tolkien (novel), Fran Walsh (screenplay) Prekuel: The Lord of the Rings: The Two Towers Lagu unggulan: Into the West Diadaptasi dari: Kembalinya Sang Raja, […]

Category: 2003, Adventure, Fantasy, Hollywood

Link: DOWNLOAD

Tags: , , , , , , ,

SIMILAR MOVIES
Hacksaw Ridge (2016)
3,731 views Views
My Father Die (2016)
3,489 views Views
Spectral (2016)
151 views Views
Pet (2016)
156 views Views
Officer Downe (2016)
164 views Views
Nocturnal Animals (2016)
164 views Views
Mission Milano (2016)
121 views Views
Inferno (2016)
197 views Views
Eliminators (2016)
160 views Views
Deepwater Horizon (2016)
173 views Views
Collide (2016)
152 views Views
Beyond the Gates (2016)
143 views Views
Bad Santa 2 (2016)
147 views Views
gading21.com
COMMENTS Do you want to comment?